Sunday, July 13, 2008

Bandung

Bandung adalah setetes embun

yang tergelincir dari dedaunan

setelah hujan turun semalam.

Juga matahari pagi

yang tak pernah disambut hangat

oleh penghuninya.

Bandung adalah santai,

dan terlambat itu biasa saja.

Sekaligus macet, semrawut

dengan sistem lalu-lintas yang ruwet.

Bandung adalah hijaunya pinus,

merah bunga mawar

dan warna-warni lampu malam.

Ditambah hitam asap knalpot

tercampur aroma sampah kota

yang sering lupa terangkut.

Bandung adalah sejuk, damai, tenang

yang terusik hingar-bingar

para geng motor.

Bandung adalah derai tawa dan air mata,

plus amarah Viking

seusai Persib kalah tanding.

Bandung adalah surga berbelanja,

tempat lidah berwisata

dan perut dimanja.

Awal kisah-kisah cinta romantis,

juga perselingkuhan terjadi di sana.

Bandung adalah sarang seniman,

penulis dan cendikiawan.

Termasuk tanah kelahiran pemusik kreatif,

yang kemudian ditinggal pergi

demi nasib lebih baik.

Bandung adalah kota pelajar

dan pusat pendidikan

yang juga minim lapangan pekerjaan.

Bandung adalah paradoks.

Terkadang dibenci,

tidak jarang dirindu.

No comments: